<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Krakatau Band &#187; Album</title>
	<atom:link href="http://www.krakatau.net/category/album/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.krakatau.net</link>
	<description>Karawitan music with progression of modern sound</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Oct 2009 10:03:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Krakatau set to erupt at Taman Ismail Marzuki</title>
		<link>http://www.krakatau.net/2006/02/14/krakatau-set-to-erupt-at-taman-ismail-marzuki/</link>
		<comments>http://www.krakatau.net/2006/02/14/krakatau-set-to-erupt-at-taman-ismail-marzuki/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2006 08:24:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album]]></category>
		<category><![CDATA[Gigs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/index.php/2006/02/14/krakatau-set-to-erupt-at-taman-ismail-marzuki/</guid>
		<description><![CDATA[The Jakarta Post, Jakarta Fresh from its worldwide tour, seminal fusion band Krakatau is set to stage a homecoming at Taman Ismail Marzuki (TIM) this evening at 8 p.m.
Billed as the 2-Worlds Live In Concert, the seven-member band will bring an attraction that has become the biggest draw of their overseas concerts, a blend of [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>The Jakarta Post, Jakarta Fresh from its worldwide tour, seminal fusion band Krakatau is set to stage a homecoming at Taman Ismail Marzuki (TIM) this evening at 8 p.m.</p>
<p>Billed as the 2-Worlds Live In Concert, the seven-member band will bring an attraction that has become the biggest draw of their overseas concerts, a blend of pentatonic Indonesian ethnic music (traditional gamelan music in particular) and diatonic Western-style jazz music.</p>
<p>In the TIM concert, Krakatau, however, will broaden its musical horizons by incorporating elements of Acehnese traditional music with a song from Acehnese vocalist Teuku Rafly.</p>
<p>The show will also be tinged with flavors of World Music with the presence of Farabi Percussion Ensemble.</p>
<p>After the group&#8217;s musical excursion to these exotic lands, renowned saxophonist Arief Setiadi is expected to bring back a jazz flavor to the show, the first in a year for Krakatau.</p>
<p>The band staged its last gig early last year at the first International Java Jazz Festival.</p>
<p>It will also be the first time in a year that Krakatau will play a venue with its complete lineup: keyboardist Dwiki Dharmawan, bassist Pra Budi Dharma, vocalist Nya&#8217; Ina &#8220;Ubiet&#8221; Raseuki, trumpeter Yoyon Dharsono, percussionist Adhie Rudhiana, gamelan specialist Zainal Arifin and drummer Gerry Herb.</p>
<p>The concert also doubles as the official launch for the band&#8217;s double-disc album, 2-Worlds and Rhythm of Reformation.</p>
<p>Krakatau, one of the jazz supergroups in the country, was founded in 1985 by Dharmawan, a classically-trained musician, and Budhi Dharma, who had just returned from music studies in the U.S.</p>
<p>Later, veteran bassist Donny Soehendra and rock drummer Budhy Haryono joined.</p>
<p>In subsequent years, some of the country&#8217;s best musicians entered the lineup, among them session drummer Gilang Ramadhan, jazz prodigy Indra Lesmana and female singer Trie Utami.</p>
<p>Krakatau made its international debut at the 1985 Yamaha Bands Explosion in Tokyo where Dharmawan bagged a Grand Prix as the most talented keyboardist.</p>
<p>Thus far, the band has performed in 19 countries on four continents, including some of the most respected events in jazz, such as the North Sea Jazz Festival in Rotterdam and the Vancouver International Jazz Festival.</p>
<p>The band will start another leg of its European tour later this year</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krakatau.net/2006/02/14/krakatau-set-to-erupt-at-taman-ismail-marzuki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KRAKATAU AKAN MERILIS DUA ALBUM SEKALIGUS</title>
		<link>http://www.krakatau.net/2005/06/01/krakatau-akan-merilis-dua-album-sekaligus/</link>
		<comments>http://www.krakatau.net/2005/06/01/krakatau-akan-merilis-dua-album-sekaligus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2005 08:10:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album]]></category>
		<category><![CDATA[Projects]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wordpress/index.php/2005/06/01/krakatau-akan-merilis-dua-album-sekaligus/</guid>
		<description><![CDATA[         
Dalam perjalanan karir Krakatau selama kurang lebih 20 tahun &#8211; 10 tahun dengan format jazz &#38; karawitan &#8211; telah menghasilkan 2 album bercorak racikan worldmusic &#38; jazz. Rentang kedua album tersebut masing-masing Mystical Mist dan Magical Match kurang lebih 5 tahun. Sehingga Dwiki Dharmawan, pimpinan kelompok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>         <!--News Start --></p>
<p>Dalam perjalanan karir Krakatau selama kurang lebih 20 tahun &#8211; 10 tahun dengan format jazz &amp; karawitan &#8211; telah menghasilkan 2 album bercorak racikan worldmusic &amp; jazz. Rentang kedua album tersebut masing-masing Mystical Mist dan Magical Match kurang lebih 5 tahun. Sehingga Dwiki Dharmawan, pimpinan kelompok yang beranggotakan 7 orang musisi ini pernah berkelakar, sepertinya Krakatau harus mengeluarkan album setiap 5 tahun sekali.</p>
<p>Dalam sebuah kesempatan Jumpa Pers berkaitan penampilan Krakatau di Festival Tiga Budaya/Agama di Spanyol, Sabtu (28/05) kemarin, Dwiki menyinggung dua hal yang akan terjadi dalam 2 bulan kedepan. Pertama, soal rencana keberangkatan mereka dalam tur Eropa Barat yang akan mendatangi sedikitnya 6 negara. Dan yang kedua adalah rencana dirilisnya album Krakatau yang kali ini dibundel menjadi 2 album sekaligus.</p>
<p>&#8220;Kita akan langsung rilis dua album baru yang berbeda dengan album sebelumnya, yaitu <em>two worlds</em> yang merupakan penampilan <em>live</em> Krakatau dan kolaborasi dengan musisi mancanegara dan album <em>percussion reformation</em>,&#8221; kata Dwiki Dharmawan.</p>
<p>Dua album tersebut direncanakan akan dirilis pada 8 Agustus 2005 setelah Krakatau selesai melakukan tour di Eropa yaitu di Spanyol, Belanda, Prancis dan Swiss, Italia dari 3 Juli hingga 1 Agustus 2005.</p>
<p>Album <em>two worlds</em> akan berisi 12 lagu hasil kolaborasi Krakatau dengan musisi mancanegara, sedangkan album <em>percussion reformation </em>akan berisi delapan lagu, demikian keterangan Pra Budi Darma, bassis yang rencananya akan membawa bass khusus yang dirancang mirip gitar gambus. &#8220;Ini bass unik. Sekalian supaya bisa digesek juga&#8221;, demikan ujar Pra lebih lanjut.</p>
<p>&#8220;Dua belas lagu pada album two worlds merupakan hasil kolaborasi dengan musisi-musisi internasional seperti musisi Amerika pada tiga lagu, lima lagu dengan musisi Kanada, dua lagu dengan musisi Italia, dan dua lagu Krakatau sendiri,&#8221; kata Dwiki.</p>
<p>Musisi mancanegara tersebut seperti yang pernah disinggung oleh WartaJazz.com dalam liputannya mendampingi Krakatau tahun lalu yakni <strong>Howard Levy, </strong>Chicago Amerika yang merupakan musisi harmonika nomor satu di Amerika, bassis <strong>Drew Birston </strong>dan  pianis <strong>Ron Davis, </strong>gitaris <strong>Reg Schwagger, Andrew Tillmar, Paul Hole </strong>- kelimanya dari Toronto, Kanada, dan Bariton saksofonis terbaik dari Italia, <strong>Carlo Actis Dato</strong>.</p>
<p>Sementara itu, bassist Krakatau Pra Budi Dharma mengatakan lima lagu kolaborasi dengan musisi Kanada yaitu pada lagu <em>Two Worlds</em>, <em>Pine Crescent</em>, <em>Bambu Putih</em>, <em>Swing O’lendro</em>, <em>Toronto Jams </em>dan <em>Maple Song</em>.</p>
<p>&#8220;Dua lagu kolaborasi dengan musisi Italia yaitu Baritone Funk dan Double Bands at TIM yang merupakan rekaman live di TIM Jakarta, sedangkan lagu dengan musisi Amerika yaitu Levy’s Groove dan Chicago Sessions dan Bunga Tembaga merupakan lagu vokal dari Ubiet (vokalis Krakatau),&#8221; kata bassist yang sempat dikira sebagai <em>Native American</em> ketiga tur ke US tahun lalu.</p>
<p>Mengenai album Percussion Reformation, Pra B Dharma menjelaskan ada delapan lagu yaitu dua versi lagu Percussion Reformation, dua versi lagu Toronto Percussion Jams, Kuntulanisme, Premordial Dance, dan lagu bernuansa Aceh yaitu Tari Puket serta Uhang Jaeuh yang diambil dari tradisi di Kerinci.</p>
<p>&#8220;Kuntulanisme merupakan lagu yang diilhami kesenian daerah Kuntulan dari Banyuwangi Jawa Timur,&#8221; kata Pra B Dharma yang juga pendiri Krakatau Band itu.</p>
<p>Krakatau digawangi oleh tujuh orang personel yaitu <strong>Dwiki Dharmawan</strong> (Keyboard &amp; Syntesizer), <strong>Pra Budi Dharma </strong>(Electric Fretless Bass), <strong>Adhe Rudhiana</strong> (Kendang and Percussions), <strong>Yoyon Dharson</strong>o (Multi Traditional Instruments), <strong>Zainal Arifin</strong> (Gamelan and Percussions), <strong>Gerry Herb</strong> (Drummer) dan vokalis <strong>Nya Ina Raseuki </strong>yang akrab dipanggil Ubiet. <em><strong>(*/Agus Setiawan Basuni/WartaJazz.com)</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krakatau.net/2005/06/01/krakatau-akan-merilis-dua-album-sekaligus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
